Nutrisi | Thursday 28 Apr 2022

5 Makanan yang Mengandung Zat Besi untuk si Kecil

Makanan yang mengandung zat besi pasti masuk dalam jajaran makanan pendamping ASI atau MPASI yang disiapkan Bunda untuk si Kecil. Sebab, asupan nutrisi di usia emasnya perlu dipersiapkan dengan optimal demi perkembangan dan pertumbuhannya yang optimal pula.

Nah, saat ini kita berfokus pada makanan yang mengandung zat besi dulu ya Bun. Zat besi adalah jenis nutrisi yang cukup penting dan harus dipastikan ada dalam menu MPASI atau makanan yang si Kecil konsumsi. Perannya cukup besar untuk perkembangannya, dan ada risiko yang berbahaya jika si Kecil sampai kekurangan makanan yang mengandung zat besi. 

Sebelum membahas sumber makanan yang mengandung zat besi, mari simak dulu manfaat zat besi bagi si Kecil ya Bun.

Manfaat Zat Besi untuk Kesehatan si Kecil

  • Menjaga daya tahan tubuh si Kecil

    Di usia pertumbuhan si Kecil, sangat wajar jika daya tahan tubuh mereka belum terbentuk dengan optimal. Makanya sering kali mereka rawan untuk mengalami demam, flu atau batuk jika sudah merasa kelelahan. Oleh karenanya asupan yang mereka makan setiap hari jadi pendukung utama untuk mengoptimalkannya hingga kemudian hari.

    Nah, zat besi adalah salah satu jenis nutrisi yang dibutuhkan tubuh untuk melawan bakteri. Makanya kalau sampai si Kecil kekurangan makanan yang mengandung zat besi, kondisi kesehatannya bisa menurun dengan drastis.

  • Membentuk sel darah merah dalam tubuh

    Sel darah merah punya fungsi sebagai alat transportasi oksigen dan nutrisi untuk disebarkan ke seluruh tubuh. Nah, di dalam sel darah merah ada hemoglobin yang mampu mengikat oksigen dan bagian ini terbentuk dari zat besi. Jika si Kecil sampai kekurangan makanan yang mengandung zat besi, tentu peredaran darah dalam tubuhnya juga bisa ikut terganggu.

  • Meningkatkan kecerdasan dan kemampuan motorik

    Kecerdasan dan kemampuan motorik tentu ditunjang oleh faktor genetik. Tapi jangan lupa, ada peran nutrisi yang besar juga memengaruhi hal ini. Nah zat besi ikut punya peran dalam hal ini lho Bun. Kekurangan makanan yang mengandung zat besi bisa ditandai jika si kecil mengalami pertumbuhan mendatar baik berat dan tinggi badannya yang menyimpang dari pertumbuhan normal. Jangan sampai hal ini terjadi ya Bun.

  • Mencegah anemia

    Anemia adalah kondisi dimana kadar hemoglobin yang jadi bagian utama sel darah merah berada di bawah normal. Hal ini bisa mengganggu penyebaran oksigen dan darah di dalam tubuh. 

    Penyebab kondisi anemia ini salah satunya adalah kekurangan zat besi yang mendukung tubuh memproduksi hemoglobin itu sendiri. Nah memberikan makanan yang mengandung zat besi dengan rutin jadi salah satu cara untuk mencegah si Kecil mengalami anemia.

  • Mengurangi kelelahan

    Jika si Kecil atau kita sebagai orang dewasa kekurangan zat besi, dapat ditandai dengan rasa kantuk yang berlebihan, lemas, sehingga mengganggu aktivitas dan rutinitas dalam sehari-hari. Nah memenuhi kebutuhan zat besi dengan makanan yang mengandung zat besi dapat mencegah si Kecil dari rasa kelelahan yang berlebihan nih Bun.

  • Meningkatkan kualitas tidur

    Salah satu gejala dari anemia adalah sulit tidur atau kualitas tidur yang menurun. Nah, memenuhi kebutuhan si Kecil dengan makanan yang mengandung zat besi akan mencegah insomnia sekaligus memastikan mereka punya kualitas tidur yang baik.

  • Mencegah gangguan kognitif dan fisik

    Si Kecil yang mengalami kekurangan zat besi bisa berdampak pada gangguan kognitif dan fisik serta meningkatkan risiko kematian. Hal tersebut dikarenakan zat besi memegang peran mengedarkan oksigen ke semua jaringan tubuh. Jika oksigen ke jaringan tulang berkurang, maka tulang tidak akan tumbuh dengan maksimal sehingga risiko untuk mengalami gangguan pertumbuhan lebih tinggi. Cegah dengan makanan yang mengandung zat besi ya Bun.

  • Mengurangi risiko stunting

    Stunting adalah kondisi di mana pertumbuhan linier seseorang menjadi terganggu. Hal itu disebabkan karena adanya malnutrisi asupan zat gizi kronis dan penyakit infeksi kronis yang berulang. Kondisi ini ditandai dengan kekurangan tinggi dan panjang badan relatif sesuai dengan umurnya. Stunting juga merupakan salah satu indikator gizi kronis.

    Stunting dapat diketahui jika seorang anak sudah ditimbang berat badannya dan diukur panjang atau tinggi badannya, kemudian dibandingkan dengan standar dan hasilnya berada di bawah normal, jadi secara fisik anak tersebut akan lebih pendek jika dibandingkan dengan anak lainnya. Jadi pemenuhan nutrisi termasuk memberikan makanan yang mengandung zat besi penting untuk mencegah kondisi ini ya Bun.

Sumber Makanan yang mengandung Zat Besi

  1. Daging merah

    Dilansir dari Data Komposisi Pangan Indonesia, dalam 100 gram daging sapi yang berlemak ada sekitar 2,7 miligram zat besi di dalamnya. Sementara untuk 100 gram daging sapi yang rendah lemak, ada 2,9 miligram zat besi.

    Makanan yang mengandung zat besi ini bisa jadi opsi variasi menu makanan si Kecil ya Bun.

  2. Sayur bayam

    Biasanya saat si Kecil belajar makan sayur, bayam adalah salah satu yang mudah diterima dan disukai mereka. Sebanyak 100 gram bayam yang dikukus bisa memberikan 5,7 miligram zat besi. Bahkan lebih besar kandungannya dari daging ya Bun!

  3. Hati

    Sebenarnya hati ini adalah salah satu jenis dari jeroan. Yang lazim dikonsumsi biasanya hati sapi, ayam atau bebek. Pada 100 gram hati sapi segar misalnya, kandungan zat besinya mencapai 4 miligram. Sedangkan pada 100 gram hati ayam segar, kandungannya lebih tinggi yaitu mencapai 15,8 milligram.

    Selain makanan yang mengandung zat besi, hati juga mengandung fosfor dan kalsium.

  4. Tahu

    Tahu yang terbuat dari kacang kedelai adalah salah satu jenis makanan yang mengandung zat besi yang bagus untuk si Kecil. Berdasarkan Data Komposisi Pangan Indonesia milik Kementerian Kesehatan RI, sebanyak 2 potong tahu ukuran sedang dengan berat 100 gram mengandung 3,4 mg zat besi. Selipkan dalam menu makanan si Kecil yuk Bun.

  5. Makanan laut

    Makanan laut atau seafood seperti ikan atau daging bercangkang (kepiting, tiram, udang) memang terkenal dengan nutrisi dan tentunya masuk dalam salah satu makanan yang mengandung zat besi. Tidak lupa mereka kebanyakan mengandung vitamin B12 yang baik juga untuk kesehatan saraf dan sel darah.

Bun, pastikan saat memberikan jenis makanan laut pada si Kecil mereka tidak alergi ya. Jika muncul tanda alergi segera hentikan pemberiannya. Konsultasikan ke dokter untuk langkah lebih lanjut.

Selain sumber makanan yang mengandung zat besi di atas, Bunda bisa jadikan Susu Bendera 1Plus sebagai pilihan nutrisi pendukung agar si Kecil tumbuh lebih mandiri, aktif, dan cekatan. Susu Bendera 1Plus hadir dengan GIZZICOMPLI yang lengkap dengan protein, omega 3, omega 6, Minyak Ikan, 13 vitamin dan 8 mineral untuk bantu dukung tumbuh kembang si kecil. Selain itu Susu Bendera 1Plus mengandung Vitamin C yang dapat membantu penyerapan zat besi yang di dapat dari pemberian makanan yang mengandung zat besi tadi Bun. Rasanya dengan rasa madu, pasti disukai oleh si Kecil.

Dapatkan Susu Bendera 1Plus dengan harga spesial, info lebih lengkap klik banner di bawah ini ya, Bun.

article-bottom-banner-desktop

Beli Sekarang di Official Store

Artikel

7 Manfaat Vitamin D yang Penting Bagi Kesehatan Tu...

Lihat

Apa Saja Fungsi Kalsium dalam Tumbuh Kembang Anak?

Lihat

Jaga Kesehatan dengan 10 Makanan yang Mengandung P...

Lihat

4 Alasan Memberikan Susu Rendah Gula pada Si Kecil

Lihat

8 Manfaat Susu Tinggi Protein Bagi Pertumbuhan Ana...

Lihat