Tumbuh Kembang | Tuesday 12 Apr 2022

5 Tips Agar Tumbuh Kembang Anak Lebih Mandiri dan Aktif

Tumbuh kembang anak terjadi pada usia emas, yaitu di lima tahun pertama pertumbuhannya. Pada masa ini pertumbuhannya amat pesat baik untuk perubahan fisik maupun kecerdasannya. Di masa tumbuh kembang anak ini, sel-sel saraf mulai terhubung satu sama lain dan hal inilah yang dapat menentukan kecerdasan anak. Memahami pentingnya usia emas, maka masa ini menjadi momen untuk mengoptimalkan tumbuh kembang anak.

Usia emas bisa dikatakan merupakan masa kritis bagi anak, karena di saat itulah landasan dan fondasi perkembangannya terbentuk. Saat ini, masih banyak orang tua yang masih kurang memperhatikan usia emas anaknya, sehingga masih banyak anak yang mengalami pertumbuhan yang kurang maksimal. Berikut adalah beberapa gangguan pertumbuhan yang umum terjadi pada anak:

  • Perawakan pendek (stunting), cenderung dialami anak yang memiliki keturunan keluarga bertubuh pendek
  • Penyakit sistemik atau kronis, biasanya mempengaruhi saluran pencernaan, ginjal, jantung, atau paru-paru
  • Malnutrisi, penyebab paling umum dari gangguan pertumbuhan di dunia
  • Stres pada anak
  • Kelainan genetik, seperti sindrom Cushing, sindrom Turner, dan sindrom Down
  • Defisiensi hormon pertumbuhan
  • Intrauterine Growth Restriction (IUGR)
  • Kelainan tulang, yang paling umum adalah achondroplasia (sejenis dwarfisme)

Beberapa gangguan pertumbuhan tersebut dapat disebabkan oleh sejumlah faktor, antara lain faktor genetik, gangguan hormonal, penyakit sistemik, dan penyerapan nutrisi yang buruk. Nah, dengan menguatkan pondasinya, tumbuh kembang anak pada tubuh ke depannya akan lebih baik. Nah, sekarang saatnya Bunda semakin memperhatikan dan mengoptimalkan tumbuh kembang anak dengan beberapa tips berikut ini.


Berikan afeksi yang cukup

Afeksi atau kebutuhan akan kasih sayang di masa tumbuh kembang anak tentunya dibutuhkan sepanjang waktu. Namun, pada masa awal pertumbuhannya, afeksi sangatlah berperan dalam membantu perkembangan anak khususnya sensorik dan motorik, khususnya motorik kasar. Afeksi berguna untuk semakin mempererat kedekatan anak dan orang tuanya.

Membangun ikatan yang baik antara anak dan orang tua sejak kecil adalah hal yang harus dilakukan. Salah satu cara untuk memberikan afeksi adalah dengan Ibu menyusui anak. Ketika menyusu anak akan merasa nyaman, sehingga dia akan senang berdekatan dengan Bunda untuk memberikan ASI yang tepat. Pemberian ASI pada usia awal adalah sumber utama nutrisi untuk tubuhnya.

Afeksi yang mendukung tumbuh kembang anak juga bisa diberikan lewat tatapan, sentuhan, dekapan dan tentunya waktu yang berkualitas untuk anak. Bermain bersama anak juga dapat menunjukkan afeksi dari orang tua. Dengan begitu anak akan semakin merasa diperhatikan dan hal itu baik untuk kesehatan mental anak.


Stimulasi

Kemampuan motorik dan sensorik pada masa tumbuh kembang anak di usia emas sedang berkembang dengan pesat. Bunda bisa membantu untuk mengoptimalkan kemampuan dengan berbagai cara. Caranya seperti dengan mengajak anak bermain, membacakan dongeng, mengajarinya bernyanyi, dan beraktivitas sesuai dengan perkembangan anak dalam tahap tumbuh kembang anak.

Kemampuan sensorik dalam proses tumbuh kembang anak, sebenarnya sudah bisa dilatih ketika anak masih dalam kandungan. Hal ini bisa dilakukan dengan mengajak anak berbicara saat ia masih dalam kandungan. Cara ini dapat membantu anak untuk mulai mempelajari kemampuan berbahasa sedikit demi sedikit sehingga di masa pertumbuhannya kelak, anak sudah mendapatkan kemampuan berbahasa yang baik. Untuk itu, Bunda sebaiknya berikan stimulasi yang baik yang meliputi aspek motorik, sensorik, bahasa, kognitif, dan emosionalnya.

Pantau kesehatannya

Hal yang tentunya sangat penting adalah kesehatan, terlebih di masa tumbuh kembang anak. Memperhatikan setiap detail pertumbuhan dan perkembangannya tentunya akan melihat kondisi kesehatan anak. Dengan teliti untuk memantau kesehatan anak, maka risiko anak terjangkit penyakit tertentu bisa segera diatasi. Bahkan jika Bunda merasa ada hal yang janggal pada masa pertumbuhannya, maka Bunda bisa mengetahui dan dengan segera berkonsultasi dengan pihak medis professional. 

Memberikan ASI serta makanan pendamping ASI (MPASI) yang tepat akan membantu tumbuh kembang anak. Makanan pendamping ASI mulai diberikan pada bayi usia 6 bulan. Namun, bila pemberian ASI tidak mencukupi, Bunda bisa berkonsultasi dengan tenaga ahli kesehatan, ya.

MPASI sebaiknya tidak boleh diberikan lebih lambat dari usia 6 bulan. Sebab, setelah usia 6 bulan, ASI eksklusif sudah tidak dapat mencukupi kebutuhan nutrisi bayi. Makanan pendamping ASI secara kualitas dan kuantitas harus memenuhi kebutuhan makronutrien dan mikronutrien bayi sesuai usia. Selain itu, penyiapan, penyajian, dan pemberian MPASI harus dilakukan dengan cara higienis.


Optimalkan perkembangan otaknya

Syaraf-syaraf pada waktu tumbuh kembang anak, atau di saat usia emasnya, saling terhubung satu sama lain. Demi mengoptimalkan perkembangan otak di masa tumbuh kembang anak, Bunda bisa berikan stimulus seperti mendengarkan lagu-lagu yang menenangkan, bermain game seperti menata balok, belajar menghafal sesuatu, merasakan, melempar, dan melakukan aktivitas yang menyenangkan lainnya. Nah, Bunda bisa menggunakan momen ini untuk semakin dekat dengan anak.

Optimalkan nutrisinya

Nutrisi menjadi hal pokok untuk menunjang proses tumbuh kembang anak. Anak yang mendapatkan nutrisi harian yang cukup akan membantu pertumbuhan dan perkembangan anak berjalan normal. Sebaiknya, dalam sehari, Bunda dapat menerapkan menu makan dengan gizi seimbang yang mencakup berbagai nutrisi dalam satu piring. Jenis-jenis nutrisi yang dibutuhkan bagi tubuh dalam masa tumbuh kembang anak yaitu protein, mineral, serat, dan berbagai vitamin.

Semakin beragam makanan yang Bunda berikan maka akan memberikan nutrisi yang semakin banyak pula. Hal ini tentu sangat baik bagi pertumbuhan dan perkembangan mereka, termasuk perubahan fisik serta tahap perkembangan yang tepat. Keragaman jenis makanan dalam satu piring ini pun sedang santer dikampanyekan oleh pemerintah melalui Kementerian Kesehatan. Harapannya anak usia emas yang dalam tahap tumbuh kembang anak ini dapat tumbuh dengan optimal, sehingga keterbelakangan pertumbuhan bisa dihindari.

Optimalkan nutrisi bisa juga dilakukan dengan mengonsumsi susu. Pada susu telah cukup lengkap kandungan nutrisinya. Namun Ibu perlu perhatikan apakah si Kecil alergi protein susu atau tidak. Susu pertumbuhan bisa juga menjadi pilihan untuk Ibu memberikan nutrisi bagi si Kecil.

Untuk terus mengoptimalkan tumbuh kembang anak, Bunda bisa juga memilih susu pertumbuhan untuk si Kecil. Susu pertumbuhan juga memiliki manfaat yang baik bagi pertumbuhan anak. Bunda bisa memberikan Susu Bendera 1Plus dengan GIZZICOMPLI yang terdiri atas protein, omega 3, omega 6, minyak ikan serta 13 vitamin dan 8 mineral. Nutrisi yang lengkap untuk memenuhi kebutuhan harian si Kecil. Tersedia rasa madu untuk si Kecil, dengan harga yang lebih ekonomis.

Setiap anak diciptakan dengan kemampuan, pertumbuhan dan perkembangan masing-masing. Ada banyak faktor yang menentukan tahap perkembangan si Kecil. Oleh karena itu, Bunda tidak bisa serta-merta membandingkan satu anak dengan yang lain. Yuk, terus berusaha untuk memberikan yang terbaik pada periode tumbuh kembang anak ini, agar si Kecil bisa tumbuh dengan optimal. Dukung terus tahap perkembangan anak dengan Susu Bendera 1Plus yang dilengkapi GIZZICOMPLI

Dapatkan Susu Bendera 1Plus dengan harga spesial, info lebih lengkap klik banner di bawah ini ya, Bun.

article-bottom-banner-desktop

Beli Sekarang di Official Store

Artikel

Mitos dan Fakta Perkembangan Anak Usia Dini

Lihat

Perkembangan Kognitif Si Kecil di Usia 4-6 Tahun

Lihat

4 Manfaat Vitamin untuk Meningkatkan Imunitas Anak

Lihat

Pentingnya GIZZICOMPLI dalam Kandungan Susu Pertum...

Lihat

Susu Penambah Tinggi Badan, Efektifkah untuk Anak?

Lihat