Tips | Tuesday 12 Apr 2022

Anak Susah Makan? Intip 7 Tips Ini, Yuk!

Menghadapi anak susah makan mungkin jadi tantangan tersendiri bagi Bunda. Sebagai orang tua, pasti Bunda akan diuji kesabarannya saat melihat si Kecil enggan makan walaupun sudah melakukan berbagai cara yang berbeda. 

Permasalahan anak susah makan memang sebaiknya tidak boleh dibiarkan begitu saja ya, Bun. Sebab, jika kondisi ini dibiarkan terus menerus dalam jangka waktu yang lama bisa mempengaruhi asupan nutrisi hingga menghambat pertumbuhan si Kecil. Sebisa mungkin i mendapatkan asupan makanan yang bergizi seimbang secara tepat agar tumbuh kembangnya lebih optimal. 

Meski demikian, sebaiknya Bunda tidak perlu khawatir berlebihan ya, karena jika Bunda terlalu khawatir nanti bisa jadi stres lho, Bun. Menghadapi anak susah makan membutuhkan kesabaran dan ketelatenan dari Bunda dan Ayah. 

Biasanya anak susah makan terjadi saat si Kecil berusia di bawah tiga tahun. Fase setelah lepas dari ASI dan mulai mengonsumsi berbagai jenis makanan padat seringkali membuat ia jadi pilih-pilih ketika makan. Hal tersebut wajar, karena kondisi ini menjadi tanda bahwa si Kecil telah mandiri untuk menentukan pilihan makanannya.

Usahakan untuk sabar dan mencari cara supaya anak mau makan ya, Bun. Usahakan untuk anak tetap mendapatkan nutrisi lengkap, seperti protein, karbohidrat, lemak, serta, serta berbagai vitamin dan mineral. Bunda juga sebaiknya menghindari memaksa si Kecil untuk makan sehingga suasana makan menjadi tegang. 

Untuk mempermudah Bunda, di bawah ini ada beberapa tips yang bisa dilakukan saat menghadapi anak susah makan. Yuk, simak tipsnya sampai selesai. 

Hindari memaksa anak untuk makan

Seperti yang telah disebutkan, hal pertama yang perlu Bunda ingat yaitu sebaiknya tidak memaksa si Kecil untuk makan, apalagi membuat suasana menjadi tegang. Dengan pemaksaan seperti itu justru akan membuat si Kecil semakin menolak untuk makan dan malah hubungan antara ibu dan anak menjadi kurang baik.

Saat anak susah makan bahkan sampai membuangnya, sebaiknya Bunda tetap tenang dan sabar. Perlahan tanyakan alasan mengapa ia tidak mau makan, lalu bernegosiasi dengan menawarkan pilihan makanan yang lain. Bunda bisa juga dengan sengaja tidak menyuruhnya makan, karena terkadang anak cenderung melakukan hal yang berlawanan dengan apa yang Bunda minta.

Sediakan camilan yang tinggi kalori

Ketika anak susah makan, Bunda tentu khawatir kalau ia kelaparan. Jika si Kecil tidak mau makan makanan berat yang Bunda sajikan, berusahalah untuk memberikan camilan yang tinggi kalori. Sehingga si Kecil bisa makan kapan pun, seperti ketika sedang bermain atau menonton film kesukaannya.

Kalori bermanfaat untuk memberikan energi sebagai bahan bakar aktivitasnya sehari-hari. Kalori didapatkan dari nutrisi yang bersumber dari protein, lemak dan karbohidrat. Ketiga jenis nutrisi itulah yang nantinya akan diubah menjadi kalori. 

Namun, pastikan camilan yang tinggi kalori tersebut tetap sehat dan bergizi seimbang. Bunda bisa memilih beberapa jenis camilan, seperti sereal, biskuit gandum, roti keju, keju slice, selai kacang, atau buah-buahan. Sehingga meskipun anak susah makan, ia tetap masih mendapatkan nutrisi yang cukup melalui cemilan yang Bunda berikan.

Berikan menu yang berbeda setiap hari dan buat menjadi lebih menarik

Ada banyak penyebab anak susah makan, bisa jadi si Kecil sedang bosan dengan menu makanan yang itu-itu saja. Bunda bisa mencoba memberikan makanan yang lebih beragam lagi dengan disesuaikan dengan kebutuhan si Kecil. Yang terpenting saat menyiapkan menu makanan untuk si Kecil yaitu kandungan gizi seimbang di dalamnya. 

Menerapkan menu makan yang berbeda setiap hari akan memberikan nutrisi yang beragam dan sangat berguna bagi tubuh. Bunda perlu mencukupi kebutuhan nutrisi si Kecil, mulai dari protein, karbohidrat, serat, lemak, serta berbagai vitamin dan mineral. Setidaknya dalam satu piring terdapat minimal 3 nutrisi tersebut.

Dengan memberikan menu yang berbeda setiap hari, si kecil akan penasaran dengan makanan yang Bunda hidangkan sehingga akan merangsang ia untuk mau makan. Selain itu, dengan beragam makanan, beragam pula nutrisi yang didapatkan oleh anak. Bunda bisa mengkreasikan menu makanan dengan membuat makanan tersebut menarik untuk dilihat, misalnya nasi dan sayurnya dibuat bentuk seperti tokoh kartun yang lucu.

Biasakan untuk makan teratur

Keteraturan jam makan juga mempengaruhi keinginan si Kecil untuk makan lho. Bunda sebaiknya membiasakan untuk menyajikan makanan berat dan camilan pada waktu yang sama setiap hari. Hal ini berguna untuk membangun pola pikir si Kecil untuk memahami dan membiasakan diri bahwa ada waktu-waktu tertentu untuk makan. Dengan begitu, ketika si Kecil telah merasa lapar, ia akan meminta makan dengan sendirinya.

Turuti kemauan anak

Daripada memaksa si Kecil untuk makan, sebaiknya Bunda bertanya menuruti kemauannya. Bunda bisa bertanya tentang makanan apa yang ingin si Kecil makan. Anak yang masih di bawah tiga tahun tentu suasana hatinya masih belum menentu, sehingga ketika hal tersebut memengaruhi terhadap keinginannya untuk makan, maka sebaiknya Bunda menanggapi dengan memberikan makanan yang anak inginkan. Pastikan makanan yang si Kecil inginkan tetap pada koridor kesehatan dan masuk dalam menu gizi seimbang ya, Bun.

Rutin minum susu setiap hari

Anak susah makan pasti akan sulit mengonsumsi beberapa jenis makanan harian. Untuk mengatasi kondisi ini, Bunda bisa memberikan ia susu bubuk pertumbuhan yang kaya gizi. Dalam hal ini, susu bisa menjadi nutrisi pendukung yang dapat mendukung kebutuhan gizi harian si Kecil.

Bunda bisa memilih susu pertumbuhan yang sesuai dengan usia si Kecil, misalnya Susu Bendera 1Plus karena mengandung GIZZICOMPLI yang termasuk minyak ikan, omega 3 (ALA), omega 6 (LA), protein, vitamin D, kalsium, seng, zat besi, vitamin C, serta berbagai vitamin dan mineral lainnya. Dengan memberikan si Kecil susu secara rutin, setidaknya ia mendapatkan tambahan nutrisi yang tepat. 

Berikan suplemen makanan

Mengatasi anak susah makan juga bisa dibantu dengan suplemen makanan. Memberikan suplemen makanan menjadi salah satu cara yang efektif untuk memastikan anak tercukupi nutrisinya. Bunda bisa memberikan suplemen makanan yang berbentuk sirup atau yang kunyah dengan rasa yang anak sukai. 

Namun, sebelum memberikan suplemen untuk mengatasi anak susah makan, sebaiknya Bunda konsultasikan dulu dengan dokter agar si Kecil bisa mendapatkan suplemen yang sesuai dengan kondisi tubuhnya. Pemberian suplemen yang tidak tepat dikhawatirkan akan memberikan dampak buruk terhadap kesehatan dan tumbuh kembang si Kecil. 

Selain itu, Bunda juga bisa melakukan beberapa cara lain saat menghadapi anak susah makan, di antaranya:

  • Berikan makanan dalam porsi kecil terlebih dahulu dan puji si Kecil ketika berhasil menghabiskan makanan tersebut
  • Gunakan peralatan makan dengan gambar dan warna yang menarik atau yang si Kecil sukai
  • Jauhkan televisi, permainan, binatang peliharaan, gadget, dan hal-hal yang dapat mengalihkan perhatian si Kecil saat makan
  • Libatkan si Kecil saat mengolah makanan, mulai dari membeli, membersihkan, memasak, hingga menyajikan makanan di meja makan. Hal ini mungkin bisa membuatnya lebih berselera makan dan penasaran dengan menu yang ia buat
  • Biasakan untuk makan bersama anggota keluarga agar si Kecil merasa ada teman dan tidak merasa sendirian saat menyantap makanannya 

Itulah beberapa cara yang bisa Bunda lakukan saat menghadapi anak susah makan. Tidak perlu panik ya Bun, yang terpenting Bunda tetap perlu memastikan si Kecil mendapat asupan nutrisi yang cukup dengan menggunakan cara-cara yang kreatif. Selama si Kecil tumbuh ideal, maka masalah anak susah makan tidak perlu terlalu dicemaskan. Bunda tetap bisa berkonsultasi dengan dokter bila kesulitan menghadapi anak susah makan. 

Bunda juga tidak perlu khawatir saat si Kecil susah makan, karena Susu Bendera 1Plus bisa jadi nutrisi pendukung yang tepat. Dapatkan Susu Bendera 1Plus dengan harga spesial, info lebih lengkap klik banner di bawah ini ya, Bun.

article-bottom-banner-desktop

Beli Sekarang di Official Store

Artikel

6 Makanan Bernutrisi Tinggi Agar Anak Aktif dan Ce...

Lihat