Psikologi | Friday 29 Apr 2022

Memahami Tahapan Psikologi Anak Usia Dini Hingga Sekolah

Bunda, penting bagi setiap orang tua untuk memahami psikologi anak. Mulai dari usia dini hingga usia sekolah. Pentingnya memahami psikologi anak ini diperlukan agar perkembangan si Kecil secara keseluruhan bisa maksimal, baik dari sisi karakter, kecerdasan, dan emosionalnya.

Pada masa usia dini, anak-anak mengalami perkembangan yang pesat, mulai dari segi fisik, kognitif, hingga emosional. Sebagai catatan, masa usia dini merupakan periode tumbuh kembang anak di 1.000 hari pertama kehidupannya hingga usianya mencapai sekitar 5-7 tahun. Karena itu interaksi dengan orang tua memberikan dampak yang signifikan pada anak. Sebab, perkembangan fisik dan psikologi anak dari usia dini sampai dewasa tergantung pada pengalaman yang dilaluinya selama proses pertambahan usia.

Memahami Pentingnya Psikologi Anak

Setiap orang tua tentu ingin anaknya memiliki perkembangan yang sehat, baik secara fisik maupun mental. Memahami psikologi anak dapat membantu para orang tua memahami perbedaan perilaku anak di rumah, apakah menunjukkan gejala tahapan normal atau sebaliknya yang umumnya tidak bisa langsung diketahui.

Memahami psikologi anak lebih jauh juga dapat membantu mencegah, mengevaluasi, dan mendiagnosis keterlambatan perkembangan atau kelainan seperti autisme. Memahami pola psikologi anak baik yang normal dan abnormal, dapat membantu orang tua dalam berbagai hal berikut:

  • Memahami cara terbaik dalam berkomunikasi dan terhubung dengan anak.
  • Mengajari anak mekanisme mengelola emosi.
  • Membantu anak maju dan berkembang di setiap tahap perkembangan baru.
  • Mengidentifikasi perilaku abnormal sejak dini.
  • Membantu mendeteksi akar masalah perilaku umum seperti masalah belajar, hiperaktif, atau kecemasan.
  • Membantu anak mengatasi trauma masa kanak-kanak.


Faktor-faktor yang Pengaruhi Psikologi Anak

Perkembangan seorang anak melibatkan faktor lingkungan seperti hubungan sosial dan budaya tempat kita tinggal juga memainkan peran penting dalam perkembangan dan psikologi anak. Maka, ini bukanlah semata tentang faktor internal yang mempengaruhi bagaimana seorang anak tumbuh, seperti genetika dan karakteristik pribadi.

Nah, Bunda perlu mengetahui tiga konteks utama yang perlu dipertimbangkan dalam analisis orang tua tentang psikologi anak berikut ini.

1. Konteks Budaya

Budaya di tempat tinggal seorang anak berkontribusi pada perangkat nilai, adat istiadat, asumsi bersama, hingga cara hidup yang memengaruhi perkembangan serta psikologi anak sepanjang usianya. Konteks budaya juga berperan dalam hubungan anak dan orang tua, termasuk jenis pendidikan dan jenis pengasuhan anak.

Lingkungan

Lingkungan berperan penting dalam perkembangan dan psikologi anak. Beberapa faktor lingkungan mempengaruhi perkembangan serta psikologis anak usia dini seperti lingkungan fisik dan kondisi geografis tempat tinggal anak, termasuk lingkungan sosial dan hubungan dengan keluarga maupun teman sebaya.

Lingkungan yang menyenangkan, sekolah yang tepat, dan keluarga yang penuh kasih membangun mental dan fisik anak agar memiliki keterampilan sosial dan interpersonal yang kuat. Hal ini akan berdampak baik pula pada perkembangan psikologi anak tersebut. Lingkungan yang baik akan memungkinkan mereka untuk unggul di bidang lain seperti akademik dan kegiatan ekstrakurikuler.

Pengaruh Geografis

Tempat tinggal orang tua juga memiliki pengaruh yang besar terhadap psikologi anak-anak. Sekolah yang mereka masuki, lingkungan tempat tinggal mereka, peluang yang ditawarkan oleh komunitas dan lingkaran teman sebaya adalah beberapa faktor sosial yang mempengaruhi perkembangan anak. Memiliki sejumlah fasilitas yang lengkap untuk mendukung perkembangan belajar dan fisik si Kecil akan berdampak pada keterampilan, bakat, dan perilaku anak.

2. Konteks Sosial

Keluarga, sekolah, dan kelompok sebaya merupakan bagian penting dari konteks sosial. Hubungan dengan teman sebaya dan orang dewasa juga mempengaruhi cara anak belajar, berpikir, mengambil keputusan, dan psikologi anak.

Keluarga

Keluarga memiliki dampak paling besar dalam mengasuh anak dan menentukan cara mereka perkembangan psikologi anak dan juga sosial. Seorang anak membutuhkan cinta, perhatian, dan kesopanan dasar untuk berkembang sebagai individu fungsional yang sehat.

Pertumbuhan psikologis anak yang paling positif terlihat ketika keluarga menginvestasikan waktu, energi dan cinta dalam perkembangan anak melalui kegiatan, seperti membaca, bermain, dan melakukan percakapan yang bermakna. Sementara keluarga yang melecehkan atau mengabaikan anak akan mempengaruhi perkembangan positif mereka.

Pembelajaran dan Penguatan

Belajar melibatkan lebih dari sekadar sekolah juga berkaitan dengan membangun psikologis anak secara mental, intelektual, emosional, dan sosial sehingga mereka bisa menjadi individu yang berguna di masyarakat nantinya. Di sinilah proses psikologi anak bisa berkembang mencapai kedewasaan. Penguatan adalah komponen pembelajaran di mana suatu kegiatan atau latihan diulangi dan disempurnakan untuk memperkuat pelajaran yang dipetik.

3. Konteks Sosial Ekonomi

Kelas sosial juga dapat memainkan peran utama dalam perkembangan dan psikologi anak. Status sosial ekonomi (sering disingkat SES), didasarkan pada sejumlah faktor yang berbeda termasuk seberapa banyak orang berpendidikan, berapa banyak uang yang mereka peroleh, pekerjaan yang mereka pegang, dan di mana mereka tinggal.

Sebagai contoh, anak-anak yang dibesarkan dalam rumah tangga dengan status sosial ekonomi tinggi cenderung memiliki akses yang lebih besar terhadap peluang. Sementara mereka yang berasal dari rumah tangga dengan status sosial ekonomi rendah mungkin memiliki akses yang lebih sedikit terhadap hal-hal seperti perawatan kesehatan, gizi berkualitas, dan pendidikan. Faktor-faktor tersebut dapat berdampak besar pada psikologi anak. Ingat, ketiga konteks ini terus berinteraksi.

Di balik itu, meskipun seorang anak memiliki kesempatan lebih sedikit karena status sosial ekonomi yang rendah, memperkaya hubungan sosial dan ikatan budaya yang kuat dapat membantu memperbaiki ketidakseimbangan tersebut.

Tahap Perkembangan Psikologi Anak

Sebelumnya sudah disampaikan bagaimana peran orang tua dan lingkungan berdasarkan tiga konteks tadi dapat memengaruhi perkembangan psikologi anak. Anak-anak yang menerima dukungan dan perawatan yang konsisten lebih cenderung mengembangkan pola perilaku yang yang aman. Berikut ini tahap perkembangan psikologi anak:

Tahap Sensorimotor

Periode waktu ini antara kelahiran dan usia dua tahun, ketika pengetahuan bayi tentang dunia terbatas pada persepsi inderanya dan aktivitas motoriknya. Perilaku anak juga terbatas pada respons motorik sederhana yang disebabkan oleh rangsangan sensorik.

Tahap Pra-Operasional

Periode antara usia 2-6 tahun, ketika seorang anak belajar menggunakan bahasa. Dalam tahap ini, anak-anak belum memahami logika konkret, tidak bisa secara mental memanipulasi informasi, dan tidak dapat mengambil sudut pandang orang lain.

Tahap Operasional 

Periode antara usia 7-11 tahun, ketika anak-anak mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang perkembangan mental. Anak-anak mulai berpikir logis tentang kejadian-kejadian konkret, tetapi mengalami kesulitan memahami konsep-konsep abstrak atau hipotesis.

Tahap Operasional Formal

Periode antara usia 12 tahun hingga dewasa ketika anak mulai mengembangkan kemampuan untuk berpikir tentang konsep abstrak. Keterampilan seperti pemikiran logis, penalaran deduktif, dan perencanaan sistematis juga muncul selama tahap ini.

Selain fokus pada stimulasi dari luar, Bunda juga tetap perlu memberikan asupan nutrisi yang tepat agar tumbuh kembang si Kecil optimal. Nah, Susu Bendera 3Plus bisa jadi pilihan yang tepat karena mengandung GIZZICOMPLI yang terdiri atas protein, omega 3, omega 6, minyak ikan, serta 13 vitamin dan 8 mineral. Dapatkan Susu Bendera 3Plus dengan harga spesial, info lebih lengkap klik banner di bawah ini ya, Bun. 



Source:

https://www.orami.co.id/magazine/psikologi-anak

https://www.halodoc.com/artikel/tahapan-perkembangan-psikologi-anak-usia-dini

https://www.alodokter.com/yang-perlu-dipahami-pada-psikologi-anak-usia-dini

article-bottom-banner-desktop

Beli Sekarang di Official Store