Nutrisi | Wednesday 15 Jun 2022

4 Panduan Gizi Seimbang untuk Tingkatkan Imunitas Anak

Bunda sudah taukah bahwa konsep “4 sehat 5 sempurna” kini sudah diganti menjadi konsep gizi seimbang? Konsep “4 sehat 5 sempurna” tentunya telah tertanam di benak Bunda sejak dulu kala ya? Hal ini bukan tanpa sebab, karena slogan tersebut sudah ada sejak tahun 1950.

Namun, seiring dengan perkembangan kondisi kesehatan masyarakat Indonesia dan pentingnya makanan bergizi seimbang, maka konsep tersebut dikembangkan lebih baik menjadi konsep Pedoman Umum Gizi Seimbang (PUGS) oleh Kementerian Kesehatan RI. 

Konsep gizi seimbang ini dikampanyekan dengan slogan “isi piringku”. Jika sebelumnya “4 sehat 5 sempurna” adalah kombinasi makan dengan makanan pokok, sayur, lauk-pauk, buah-buahan dan disempurnakan susu. Konsep “isi piringku” lebih mengedepankan keseimbangan dalam asupan gizi sehari-hari.

Mungkin Bunda bertanya-tanya, apa yang membedakan kedua slogan tersebut? Jadi, slogan “isi piringku” ini mengedepankan keseimbangan porsi makanan dalam setiap menu yang kita konsumsi. Sedangkan, slogan “4 sehat 5 sempurna” belum menunjukkan pentingnya keseimbangan porsi makanan yang tepat, pola makan yang sehat, dan gaya hidup aktif. 

Melansir laman resmi Kemenkes RI, prinsip gizi seimbang pada dasarnya merupakan rangkaian upaya untuk menyeimbangkan antara zat gizi yang keluar dan zat gizi yang masuk dengan memantau berat badan secara teratur. Lantas, apa saja 4 pilar yang terdapat dalam pedoman gizi seimbang ini? Simak penjelasannya di bawah ini, yuk!

4 Panduan untuk Menerapkan Pedoman Gizi Seimbang


Pedoman gizi seimbang tidak hanya berfokus pada asupan makanan saja lho, Bun. Terdapat juga himbauan tentang batasan konsumsi gula, garam, dan lemak pada asupan harian si Kecil. Pedoman gizi seimbang juga berkaitan dengan aktivitas fisik, berat badan, dan hal lainnya. 

Berikut adalah 4 panduan untuk menerapkan pedoman gizi seimbang menurut Kemenkes RI: 

  1. Mengonsumsi aneka ragam pangan

    Tubuh membutuhkan asupan nutrisi yang beragam, sedangkan tidak ada satu jenis makanan yang mampu memberikan gizi lengkap untuk si Kecil. Misalnya saja, nasi putih merupakan sumber utama karbohidrat, tetapi kurang kandungan vitamin dan mineral. Selain itu, buah-buahan kaya akan vitamin dan mineral, sedangkan kandungan proteinnya sedikit. 

    Itu artinya, Bunda perlu memberikan si Kecil berbagai jenis makanan sehat dengan porsi yang seimbang. Dalam masa tumbuh kembangnya, penting bagi si Kecil untuk mengonsumsi berbagai makanan bergizi seimbang yang mengandung zat gizi makro dan zat gizi mikro. Bunda tidak perlu khawatir ya, karena sebenarnya banyak sekali makanan bergizi seimbang yang dapat meningkatkan imunitas si Kecil, salah satunya adalah makanan tinggi protein seperti, susu bubuk pertumbuhan, ikan, telur, daging, kacang-kacangan, dan hasil olahannya. 

    Si Kecil membutuhkan susu bubuk pertumbuhan sebagai nutrisi tambahan untuk mendukung tumbuh kembangnya. Nah, Susu Bendera 1Plus bisa jadi pilihan yang tepat karena mengandung GIZZICOMPLI yang terdiri atas protein, omega 3, omega 6, minyak ikan, serta 13 vitamin dan 8 mineral. Semua nutrisi penting tersebut bisa Bunda berikan kepada si Kecil untuk memenuhi kebutuhan gizi seimbang, tentunya dengan diimbangi oleh asupan makanan bergizi lainnya ya, Bun. 

  2. Menerapkan perilaku hidup bersih

    Hidup bersih sangat berguna untuk menjauhkan diri dari terinfeksi kuman, bakteri, serta virus yang dapat mengganggu kondisi kesehatan tubuh si Kecil. Nah, jika imunitas si Kecil lemah, maka ia akan lebih mudah terserang penyakit. Bunda pasti tidak ingin melihat si Kecil sakit, kan? Untuk itu, selain menerapkan gizi seimbang dalam porsi makanannya, Bunda juga harus menerapkan pola makan sehat dan perilaku hidup bersih. 

    Pastikan Bunda membiasakan si Kecil hidup bersih sejak dini. Hal tersebut bisa dilakukan dari kebiasaan-kebiasaan kecil, seperti mencuci tangan sebelum dan sesudah makan. Bunda juga bisa mendorong si Kecil untuk menjaga kebersihan lingkungan rumah, selalu buang sampah pada tempatnya, mencuci alat-alat makan dan mainan, serta kebiasaan baik lainnya. 

  3. Melakukan aktivitas fisik

    Dalam pilar gizi seimbang, keseimbangan antara asupan makanan dan aktivitas fisik juga harus diperhatikan lho, Bun. Asupan makanan yang berlebih tanpa diimbangi oleh aktivitas fisik ternyata tidak baik bagi kesehatan tubuh si Kecil. Sebab, kebiasaan ini akan meningkatkan risiko obesitas dan memicu penyakit yang lebih serius lainnya. 

    Untuk menerapkan gizi seimbang, Bunda sebaiknya memberikan asupan nutrisi yang proporsional dengan diimbangi oleh aktivitas fisik sesuai dengan kemampuan si Kecil. Untuk anak berusia 1-3 tahun, Bunda bisa mengajak si Kecil melakukan aktivitas fisik yang menyenangkan, seperti jalan pagi, main bola, berenang, bersepeda, menari bersama, dan lain sebagainya. Dengan adanya keseimbangan antara asupan nutrisi dan aktivitas fisik yang tepat, maka si Kecil jadi lebih bugar, sehingga imunitas tubuhnya pun akan meningkat. 

  4. Memantau berat badan secara teratur

    Dalam pilar gizi seimbang, Bunda juga perlu memantau grafik pertumbuhan si Kecil secara teratur, mulai dari berat badan, tinggi badan, lingkar kepala, lingkar perut, dan indeks massa tubuh. Bunda bisa membawa si Kecil ke dokter anak atau posyandu secara teratur dan sesuai jadwal, nantinya Bunda bisa mendapatkan Kartu Menuju Sehat untuk melihat tumbuh kembang si Kecil. 

    Jika Bunda memantau grafik pertumbuhan si Kecil secara teratur, maka Bunda akan tahu apakah tumbuh kembang si Kecil sudah cukup ideal atau belum. Dengan begitu, Bunda juga bisa mencegah terjadinya stunting pada si Kecil. 

Baca juga: Yuk, Berikan Menu Kreatif Penuh Nutrisi untuk Anak Usia 1 Tahun

10 Pedoman Gizi Seimbang dari Kemenkes RI


Setelah mengetahui 4 panduan atau pilar di atas, berikut ini adalah poin dasar yang dianjurkan pada Pedoman Gizi Seimbang. Bunda bisa menerapkannya di rumah dengan mengajarkan pesan-pesan kesehatan ini kepada si Kecil dan seluruh anggota keluarga, antara lain: 

  1. Biasakan mengonsumsi aneka ragam makanan pokok
  2. Batasi konsumsi panganan manis, asin, dan berlemak
  3. Lakukan aktivitas fisik yang cukup dan pertahankan berat badan ideal
  4. Biasakan mengonsumsi lauk pauk yang mengandung protein tinggi (susu, telur, ikan, daging, serta kacang-kacangan) 
  5. Cuci tangan pakai sabun dengan air mengalir
  6. Biasakan sarapan pagi
  7. Biasakan minum air putih yang cukup
  8. Banyak makan sayuran dan buah
  9. Biasakan membaca label pada kemasan pangan
  10. Syukuri dan nikmati aneka ragam makanan 

Nah, itulah konsep Pedoman Umum Gizi Seimbang (PUGS) yang bisa membantu Bunda untuk mengontrol asupan gizi harian si Kecil secara tepat. Diharapkan dengan menerapkan pedoman ini, kualitas kesehatan, imunitas, dan tumbuh kembang si Kecil akan lebih optimal, serta terhindar dari gangguan kesehatan. 

Seperti yang sudah disebutkan di atas, anak yang berusia 1-3 tahun masih dalam tahap pertumbuhan dan perkembangan, sehingga membutuhkan nutrisi yang lengkap agar tumbuh kembangnya lebih optimal. Bunda bisa memberikan si Kecil susu Susu Bendera 1Plus karena mengandung GIZZICOMPLI yang dibutuhkan oleh tubuh si Kecil.

Dapatkan Susu Bendera 1Plus dengan harga spesial, info lebih lengkap klik banner di bawah ini ya, Bun. 

article-bottom-banner-desktop

Beli Sekarang di Official Store

Artikel

4 Alasan Memberikan Susu Rendah Gula pada Si Kecil

Lihat

5 Makanan yang Mengandung Zat Besi untuk si Kecil

Lihat

9 Makanan Omega 3 Agar Anak Mandiri, Aktif, dan Ce...

Lihat

7 Manfaat Minyak Ikan untuk Anak Mandiri, Aktif, d...

Lihat

8 Manfaat Susu Tinggi Protein Bagi Pertumbuhan Ana...

Lihat